fbpx

Atap Hijau Bisa Turunkan Suhu hingga 60 Persen

0
Atap Hijau Bisa Turunkan Suhu hingga 60 Persen

Atap Hijau Bisa Turunkan Suhu hingga 60 Persen – Atap hijau sedang menjadi buah bibir dalam beberapa tahun terakhir karena banyak kota di seluruh dunia mempromosikan penggunaannya sebagai cara untuk menghemat energi. Kota Toronto di Kanada, dan Basel di Swiss bahkan memandatkan pemilik gedung untuk membuat atap vegetasi.

Peran Atap Hijau dalam Mengurangi Panas dan Limpasan Air Hujan

Atap hijau ini, baik yang diisi oleh tanaman sayuran maupun bunga-bunga liar, bisa melindungi bangunan dari panas atau hujan secara langsung.

Baca juga: Memperingati Hari Pohon Sedunia, Berikut Daftar Hunian Astri Berkonsep Hijau

Atap ini juga mereduksi kebutuhan pemakaian pemanas dan pendingin udara. Dampaknya sangat besar. Sebuah studi yang dilakukan oleh seorang peneliti Spanyol menemukan, dedaunan lebat dapat mengurangi masuknya suhu panas matahari ke dalam gedung melalui atap hingga 60 persen.

Dengan demikian atap hijau bertindak juga sebagai sistem pendingin pasif. Tidak hanya itu, seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, atap hijau membantu mengurangi limpahan air hujan.

Fungsi Atap Hijau sebagai Penyerap Polutan Perkotaan

Cara kerjanya adalah dengan mempertahankan dan meningkatkan kualitas udara dengan menyerap polutan. Di kota-kota padat, atap hijau juga berfungsi sebagai tempat burung bersarang dan orang-orang menanam sayur, dan buah-buahan.

Pertimbangan Biaya dan Keuntungan Penerapan Atap Hijau

Memang, atap hijau memerlukan biaya tinggi dalam hal pemasangan dan pemeliharaannya. Namun, studi dari University of Michigan pada 2008, menyebutkan keuntungan yang didapat dari atap hijau lebih banyak, terutama karena umurnya yang panjang ketimbang atap konvensional seperti dilansir dari Kompas.com.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *